5 Kebiasaan Salah Saat Menyetir Mobil yang Sering Dilakukan

Posted by Abdul Karim on 19.49 in
5 Kebiasaan Salah Saat Menyetir Mobil yang Sering Dilakukan

5 Kebiasaan Salah Saat Menyetir Mobil yang Sering Dilakukan

Berkendara di jalan raya wajib mengikuti aturan yang berlaku. Setiap pengendara kendaraan harus sehat fisik dan mental sebelum bisa menyetir. Pemerintah juga memiliki aturan tentang tata cara berkendara yang harus dilakukan. Fakta yang terjadi masih banyak pengguna melakukan kebiasaan saat menyetir mobil. Berikut daftar kebiasaan salah saat menyetir mobil.

1. Menggunakan Lampu Sen Terlalu Cepat

Setiap kendaraan dilengkapi lampu sebagai isyarat yang memiliki arti setiap jenis lampunya. Lampu sen yang berwarna kuning digunakan sebagai penunjuk arah untuk berpindah posisi jalur. Lampu ini dinyalakan sebelum Anda berpindah. Masih banyak pengguna yang menyalakan lampu sen dekat dengan waktu berbelok, akibatnya bisa membuat kaget pengendara di belakangnya.

2. Penggunaan Lampu Hazard

Lampu hazard merupakan tombol untuk menyalakan kedua lampu sen secara bersamaan. Fungsi lampu hazard sebagai isyarat bahwa kendaraan kita sedang dalam kondisi tidak baik. Lampu ini umumnya dinyalakan saat berhenti di bahu jalan. Kesalahan yang sering terjadi menggunakan lampu hazard saat hujan deras, sebaiknya cukup menyalakan lampu utama kendaraan saja.

3. Tidak Jaga Jarak Aman dengan Kendaraan Sekitarnya

Mobil baru memang memiliki umur komponen yang masih baru, sehingga fungsi setiap fitur pada mobil masih berjalan baik. Mengendarai kendaraan apapun harus tetap menjaga jarak dengan kendaraan di depannya. Fitur pengereman yang ada belum sepenuhnya membuat aman. Anda harus tetap memperhitungkan faktor X setiap kemungkinan yang terjadi di jalan raya.

4. Membunyikan Klakson Berlebihan

Menurut penelitian, kecenderungan pengendara kendaraan di jalan raya yang sering membunyikan klakson menggambarkan kepribadian masyarakat secara umum. Orang yang terburu-buru, apatis dan tidak taat aturan sering melakukan ini. Orang tersebut bertingkah seperti penguasa jalanan. Faktanya jalanan adalah fasilitas umum yang siapa saja bisa menggunakannya bersamaan.

5. Rem Tangan saat Berhenti di Jalan Raya

Jalanan setiap kota pada jam sibuk pasti sangat padat. Kendaraan sangat banyak berada di jalan raya yang menyebabkan kemacetan. Menurut aturan, saat berhenti bukan parkir Anda harus menginjak rem kaki bukan menggunakan rem tangan. Lampu rem yang menyala menandakan bahwa mobil Anda sedang berhenti. Rem tangan sebaiknya hanya digunakan parkir.

Beberapa kebiasaan salah saat menyetir mobil lainnya masih sangat banyak. Taati segala aturan yang ada karena keselamatan adalah taruhannya. Semua yang Anda lakukan saat berkendara tidak boleh menganggu pengendara lain. Utamakan keselamatan dan tertib lalu lintas.